strategi investasi saham

Ketahui Jenis Strategi Investasi Saham yang Tepat Berikut Ini

Generasi muda masa kini yang memasuki fase baru sebagai pekerja muda pasti mulai memikirkan manajemen pendapatan yang baik. Jika Anda bekerja keras dan ingin memaksimalkan penghasilan, kini saatnya mulai berinvestasi jika Anda  memiliki penghasilan sendiri. Berinvestasi memberi Anda kesempatan untuk mengembangkan dana Anda lebih cepat dan mencapai hasil yang lebih optimal. Di sinilah investasi saham berperan. Maka dari itu Anda harus mengetahui strategi investasi saham.

 Berinvestasi pada saham berpotensi membuat investasi Anda tumbuh jauh diatas laju inflasi. Faktanya, investasi saham memang diharapkan menghasilkan keuntungan yang besar, namun juga memiliki risiko kerugian yang besar. Namun, dengan strategi yang tepat, berinvestasi pada saham dapat melipatgandakan pendapatan Anda secara efektif dalam jangka panjang.

Strategi Investasi Saham yang Diperlukan :

1. Menabung Saham

Menabung saham pada dasarnya berarti menginvestasikan sejumlah uang pada suatu saham tertentu secara rutin dalam jangka waktu yang lama.

Harapannya, harga saham yang biasa Anda beli di kemudian hari akan naik sehingga memberikan Anda keuntungan (capital gain) saat Anda menjualnya.

2. Perdagangan Saham 

Perdagangan saham secara harafiah berarti perdagangan saham yang melibatkan transaksi jual beli saham dalam jangka pendek. Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan jangka pendek dari selisih fluktuasi harga saham  mulai setiap 15 menit, setiap hari, hingga  seminggu. Trader lebih fokus pada sentimen dan kondisi pasar dibandingkan fundamental saham yang ingin dibelinya.

 

Analisis yang digunakan saat membeli saham berkaitan dengan analisis teknikal.

Salah satu investor paling terkenal yang menggunakan strategi perdagangan saham ini adalah George Soros.

Value Investing Strategi ketiga yang bisa Anda pertimbangkan jika ingin berinvestasi saham adalah strategi value investing.

Strategi investasi yang berfokus pada pembelian  saham bernilai. Ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1934 oleh investor guru Ben Graham.

Saham-saham yang menjadi sasaran adalah saham-saham yang harganya masih  di bawah nilai wajarnya (undervalued) dan diperkirakan akan mengalami overvalued dalam jangka panjang.

Dengan cara ini, investor lebih berpeluang mendapat untung saat menjualnya suatu saat nanti.

Mengutip Teg Hidayat, praktisi dan penulis buku Value Investing: Ada tiga tahapan strategi investasi yang perlu Anda lalui.

Pertama, Anda perlu mencari saham yang  lebih murah dari yang Anda butuhkan.

Kedua,  dipilih saham-saham yang mewakili perusahaan dengan kinerja keuangan (fundamental) yang baik dan rekam jejak yang konsisten.

Ketiga, pastikan sahamnya berasal dari perusahaan dengan tim manajemen yang dapat dipercaya dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Income Investing Strategi investasi saham ini berfokus pada pembelian saham pada perusahaan yang  memberikan pembagian keuntungan secara berkala dalam bentuk dividen.

Strategi investasi pendapatan cocok untuk orang yang mengharapkan pendapatan tetap dari memiliki saham di suatu perusahaan.

Investor yang menggunakan strategi ini  cenderung menahan saham untuk jangka panjang (beli dan tahan) karena  fokus pada pendapatan dividen daripada mengejar keuntungan berupa capital gain.

Namun ada pula yang menggunakan strategi jual beli dengan membeli saham  perusahaan yang ingin membagikan dividen dan menjualnya ketika dividen sudah diterima dan  harganya naik.

Investasi berturut-turut Strategi investasi pertumbuhan fokus pada pencarian saham dengan potensi keuntungan dan pertumbuhan pendapatan yang tinggi di masa depan.

Berbeda dengan investasi nilai yang menekankan pentingnya mengevaluasi nilai suatu saham atau harga wajar  (valuasi), investasi pertumbuhan sebenarnya tidak berfokus pada penilaian saham.

Yang terpenting, saham ini diyakini memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

Tidak perlu khawatir karena saat ini anda bisa memaksimalkan investasi saham bersama Mandiri Sekuritas dengan berbagai kemudahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.